Peningkatan efisiensi dan keandalan sistem pendinginan pada fasilitas produksi migas terus menjadi perhatian utama dalam menjaga keberlanjutan operasi. Komitmen tersebut diwujudkan oleh LKFT UGM dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui kegiatan konsinyering Study Engineering Design Package untuk upgrading force-draft air-cooled heat exchangers (ACHEx) yang dilaksanakan di Gedung ERIC pada 11–13 Februari 2026. Forum ini menjadi momentum penting untuk mematangkan kajian teknis berbasis standar rekayasa yang komprehensif dan terukur.
SDGs 12
Konsinyering I penyusunan Sistem Tata Kerja (STK) Pengelolaan Lingkungan PT Pertamina (Persero) digelar pada 3–4 Desember di Gedung ERIC UGM sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola lingkungan perusahaan. Agenda ini menjadi bagian penting dari upaya Pertamina merumuskan struktur kebijakan, prosedur organisasi, dan instruksi kerja yang lebih sistematis setelah dibentuknya direktorat baru di bawah fungsi HSSE yang bertugas menangani portofolio dan operasional lingkungan di tingkat head office. Urgensinya terletak pada kebutuhan akan sistem yang mampu memastikan seluruh kegiatan lingkungan berjalan terstandar, akuntabel, serta selaras dengan regulasi nasional.
Tahap penting dalam penyusunan analisis risiko pipa penyalur di Cluster Minas resmi memasuki fase konsinyering selama dua hari pada 26–27 November 2025 di Gedung ERIC Fakultas Teknik UGM. Kegiatan ini menjadi titik krusial dalam finalisasi dokumen Analisis Risiko empat pipa penyalur minyak yang meliputi flowline 8D-47E2, 8D-47N1, 8D-47N2, dan 8D-56N2 yang tengah dikembangkan sebagai bagian dari program peningkatan keselamatan fasilitas operasi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Pusat Kajian LKFT UGM menyelenggarakan agenda pendampingan dan koordinasi finalisasi dokumen e-procurement untuk tender Mess Patriot serta bangunan pendukung bersama Direktorat Pembangunan Kawasan Transmigrasi pada 19–20 November 2025 di gedung ERIC UGM. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan dokumen teknis serta keselarasan item pekerjaan sebelum proses pengadaan melalui platform INAPROC, sebagai bagian dari dukungan penuh LKFT UGM terhadap program Transmigrasi Patriot di Kota Batam, termasuk pembangunan gedung serbaguna dan fasilitas pendukung lainnya bagi masyarakat transmigran.
Pusat Kajian LKFT UGM bekerja sama dengan Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyelenggarakan konsinyering mengenai Gas Blanketing System serta Foam System and Fire Water Curtain di empat area produksi. Kegiatan berlangsung tiga hari pada tanggal 22–24 Oktober 2025 di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC), Fakultas Teknik UGM.
Pusat Studi LKFT bersama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggelar diskusi progres studi Ventury Casing Pressure pada Senin, 13 Oktober 2025, di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC) UGM. Pertemuan ini menjadi forum untuk meninjau hasil sementara serta merancang langkah lanjutan dari riset yang berfokus pada peningkatan kapasitas produksi minyak melalui penerapan teknologi Ventury Meter.
Fakultas Teknik UGM menjalin kerja sama strategis dengan BRIN REY dalam proyek hilirisasi logam tanah jarang (LTJ) berbasis timah. Rapat agenda kolaboratif ini berlangsung pada Rabu, 8 Oktober 2025 di Gedung Pancabrata Prof Herman Johannes Engineering Research and Innovation Center (ERIC) Fakultas Teknik yang dihadiri oleh para peneliti, akademisi, dan perwakilan dari Badan Riset Nasional (BRIN). Melalui kerja sama ini, tim riset juga akan memanfaatkan fasilitas dan peralatan penelitian ERIC seperti EPMA, XRD, ICP-MS, CHNS Analyzer, dan STA/TGA untuk mendukung pengembangan teknologi pengolahan logam tanah jarang dari hulu hingga hilir.
Isu penetapan tarif Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (BJPSDA) menjadi pembahasan penting menjelang workshop nasional yang akan digelar Oktober 2025. Sebagai langkah persiapan, Pusat Kajian LKFT UGM bersama Perum Jasa Tirta I (PJT I) mengadakan pertemuan kajian di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC), Fakultas Teknik UGM, pada 1 Oktober 2025. Forum ini menghadirkan tim multidisipliner dari Teknik Sipil, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, serta Fakultas Hukum.
Kerjasama antara PT Gotion dan Pusat Kajian LKFT UGM terkait pengembangan baterai power pack untuk kendaraan listrik secara resmi dilaksanakan, dibuktikan dengan penandatanganan kontrak oleh Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc, Ph.D., IPU, ASEAN Eng., Dekan Fakultas Teknik UGM, di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC) pada 26 September 2025. Kerjasama ini bertujuan memastikan keamanan struktur baterai, efektivitas pemindahan panas, dan peningkatan kualitas produk agar mendukung kendaraan listrik yang ramah lingkungan serta berkontribusi pada energi bersih dan terjangkau. PT Gotion memerlukan simulasi yang dapat menilai apakah desain baterai mampu menahan tekanan struktural dan suhu tinggi selama operasional, sehingga kualitas dan keselamatan produk tetap terjaga.
Agenda Transient Stability Analysis untuk jaringan interkoneksi Petrokimia Gresik dilaksanakan pada 25 September 2025 di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC), Fakultas Teknik UGM. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan keandalan sistem tenaga listrik yang menopang proses produksi industri petrokimia berskala besar. Inisiatif ini juga mendukung transisi menuju energi bersih yang lebih efisien dan berkelanjutan.