• Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
    • Tahun 2025
  • Kolaborasi Mitra
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
PUSAT KAJIAN LKFT
  • Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
    • Tahun 2025
  • Kolaborasi Mitra
  • Beranda
  • Kerjasama
  • BRIN REY dan FT UGM Perkuat Kolaborasi Strategis dalam Hilirisasi Logam Tanah Jarang Berbasis Timah

BRIN REY dan FT UGM Perkuat Kolaborasi Strategis dalam Hilirisasi Logam Tanah Jarang Berbasis Timah

  • Kerjasama, Penelitian, SDGs 12, SDGs 17, SDGs 7, SDGs 8, SDGs 9
  • 8 October 2025, 13.00
  • Oleh: anggitanovianarizki
  • 0

Fakultas Teknik UGM menjalin kerja sama strategis dengan BRIN REY dalam proyek hilirisasi logam tanah jarang (LTJ) berbasis timah. Rapat agenda kolaboratif ini berlangsung pada Rabu, 8 Oktober 2025 di Gedung Pancabrata Prof Herman Johannes Engineering Research and Innovation Center (ERIC) Fakultas Teknik yang dihadiri oleh para peneliti, akademisi, dan perwakilan dari Badan Riset Nasional (BRIN). Melalui kerja sama ini, tim riset juga akan memanfaatkan fasilitas dan peralatan penelitian ERIC seperti EPMA, XRD, ICP-MS, CHNS Analyzer, dan STA/TGA untuk mendukung pengembangan teknologi pengolahan logam tanah jarang dari hulu hingga hilir.

Diskusi Terkait Hilirisasi Logam Tanah Jarang

Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas Indonesia dalam menguasai teknologi pengolahan logam tanah jarang (LTJ). Selama ini, pengembangan teknologi tersebut masih banyak dikuasai oleh negara lain seperti Tiongkok, padahal Indonesia memiliki potensi cadangan LTJ yang sangat melimpah dan strategis bagi masa depan industri berteknologi tinggi. LTJ menjadi komponen vital dalam pengembangan supermagnet, baterai kendaraan listrik, dan perangkat elektronik berteknologi tinggi lainnya. Adanya potensi yang besar tersebut, Indonesia perlu memiliki peta jalan yang jelas untuk hilirisasi mineral kritis ini.

Proyek ini berada di bawah koordinasi Badan Industri Mineral (BIM) yang saat ini dipimpin oleh Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. Dalam proses kerja samanya, Pusat Kajian LKFT turut serta berperan dalam memfasilitasi pengembangan penelitian, termasuk kajian teknis dan rancangan awal produksi. Selain itu, kerja sama ini juga melibatkan sejumlah perguruan tinggi lain seperti Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Trisakti, dan Universitas Gunadarma.

Perwakilan dari Pusat Kajian LKFT yang turut berperan dalam proyek ini meliputi:

  1. Dr.Eng. Ir. Agung Setianto, S.T., M.Si., IPM.
  2. Prof. Himawan Tri Bayu Murti Petrus, S.T., M.E., D.Eng.
  3. Prof. Ir. Bertha Maya Sopha, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.
  4. Ir. Agus Prasetya, M.Eng.Sc., Ph.D.
Perkenalan dari Pihak BRIN

BRIN REY dipilih sebagai mitra utama karena memiliki kompetensi teknologi dalam ekstraksi dan pemrosesan LTJ dari timah yang dibutuhkan untuk magnet industri. Tahapan awal kajian ini didanai oleh Kemendikbudristek, dengan harapan tahun depan prototype teknologi sudah mulai dikembangkan. Koordinasi antara FT UGM dan BRIN REY akan dilakukan melalui forum teknis dan laporan berkala hingga pencapaian hilirisasi final pada tahun 2030.

Pada pertemuan tersebut, Prof. Himawan Tri Bayu Murti Petrus, S.T., M.E., D.Eng., selaku Ketua Kajian Hilirisasi dari Fakultas Teknik UGM, menyampaikan bahwa kerja sama lintas institusi ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk membangun kedaulatan teknologi berbasis sumber daya mandiri. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan agar riset ini benar-benar menghasilkan hilirisasi nyata, tidak hanya berhenti sebagai kajian.

“LTJ adalah elemen masa depan. Kita memiliki sumbernya, tinggal bagaimana memastikan ekosistem riset dan industri kita bisa berjalan beriringan,” ujarnya.

(Jurnalis LKFT UGM: Anggita Noviana R.)

Post Views: 102
Tags: BRIN ERIC Fakultas Teknik Hilirisasi Mineral Indonesia Mandiri LKFT UGM Logam Tanah Jarang SDGs12 SDGs17 SDGs7 SDGs8 SDGs9

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

  • Kunjungan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM dalam Rangka Kick-Off Meeting Kajian Strategis NasionalMay 25, 2026
  • PT ACE Energy Service Siapkan Pengembangan Energi Surya dan Sistem Baterai Berstandar InternasionalMay 12, 2026
  • LKFT UGM Ikut Andil dalam Menata Masa Depan Pascatambang Bangka Belitung yang Lebih BerkelanjutanMay 12, 2026
  • Melihat Langsung Teknologi Smart Card hingga Drone, FT UGM Sambangi Pura Group KudusMay 12, 2026
  • FT UGM dan PT Geo Dipa Energi Hadirkan Ruang Kolaborasi untuk Inovasi Geotermal BerkelanjutanMay 12, 2026
  • Universitas Gadjah Mada, EcoBlock, and Pearl Wealth Launch Strategic Carbon Market Research Initiative in IndonesiaMay 7, 2026
  • Konecranes dari Finlandia Ambil Peran dalam Pengembangan Infrastruktur Turbin di PLTU Adipala, CilacapMay 6, 2026
  • LKFT UGM Lanjutkan Proyek HAZOP–HAZID, Perkuat Operasi PHE OSES di KUPL Selatan-A & Widuri-GApril 24, 2026
  • PT Geo Dipa Energi dan LKFT UGM Selesaikan Kajian Teknis Automatic Traveling Screen PLTP Patuha Unit 1April 24, 2026
  • Pertamina Geothermal Energy dan Agrotekno Estetika Laboratoris Matangkan Langkah Pengembangan Katrili Bersama Fakultas Teknik UGMApril 23, 2026
Universitas Gadjah Mada

Pusat Kajian LKFT Fakultas Teknik UGM
Gedung Pancabrata Prof. Herman Johannes (ERIC), Lantai 2, Fakultas Teknik UGM
Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM, Yogyakarta 55281
Phone +62-274-631180
Fax +62-274-631180
Email: lkft@ugm.ac.id

Instagram: @lkft.ugm

© 2019 - PK LKFT UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY