• Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
    • Tahun 2025
  • Kolaborasi Mitra
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
PUSAT KAJIAN LKFT
  • Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
    • Tahun 2025
  • Kolaborasi Mitra
  • Beranda
  • Kerjasama
  • Pertamina Geothermal Energy dan Agrotekno Estetika Laboratoris Matangkan Langkah Pengembangan Katrili Bersama Fakultas Teknik UGM

Pertamina Geothermal Energy dan Agrotekno Estetika Laboratoris Matangkan Langkah Pengembangan Katrili Bersama Fakultas Teknik UGM

  • Kerjasama, Penelitian, SDGs 12, SDGs 13, SDGs 17, SDGs 2, SDGs 7, SDGs 9
  • 23 April 2026, 18.28
  • Oleh: anggitanovianarizki
  • 0

Pengembangan inovasi booster pertanian berbasis panas bumi, Katrili, memasuki tahap lanjutan melalui diskusi yang digelar di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), Kamis (23/4). Pertemuan ini mempertemukan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), FT UGM, serta PT Agrotekno Estetika Laboratoris (AEL) guna membahas arah pengembangan riset sekaligus langkah strategis ke depan.

Diskusi tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian proyek setelah pelaksanaan uji coba demplot di Sulawesi Utara pada berbagai komoditas tanaman, yang menjadi tahap awal validasi lapangan terhadap efektivitas produk Katrili. Inisiatif ini juga menjadi bagian penting dari Project Beyond-Katrili yang mengintegrasikan pemanfaatan energi panas bumi sektor pertanian. Selain itu, program ini sejalan dengan upaya penguatan hilirisasi riset dan pengembangan teknologi terapan untuk mendukung ketahanan pangan nasional berbasis sumber daya lokal dan berkelanjutan. Fokus utama pembahasan kali ini adalah rencana pelaksanaan kajian lebih mendalam guna menilai aspek kelayakan teknis serta keekonomian produk Katrili sebelum dikembangkan lebih luas.

Para pihak sepakat bahwa tahap berikutnya akan diwujudkan dalam bentuk studi bersama yang melibatkan FT UGM, PT PGE, serta PT AEL. Studi ini diharapkan memberikan gambaran komprehensif mengenai potensi implementasi Katrili, mulai dari aspek teknologi, efisiensi produksi, hingga peluang komersialisasi di sektor pertanian.

Katrili merupakan inovasi berbasis nano-silika geothermal yang dikombinasikan dengan kitosan, yaitu biopolimer alami yang berasal dari limbah kulit udang dan kepiting. Nano-silika berfungsi memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, sedangkan kitosan berperan sebagai bioaktif yang merangsang pertumbuhan serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit dan stres lingkungan. Kombinasi keduanya menghasilkan booster pertanian ramah lingkungan yang tidak hanya meningkatkan produktivitas hasil panen, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekosistem pertanian melalui pemanfaatan limbah dan energi panas bumi.

Penyampaian Materi oleh Ketua Pusat Penelitian Panas Bumi FT UGM (Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D., IPM.)
Penyampaian Materi oleh Ketua Pusat Penelitian Panas Bumi FT UGM (Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D., IPM.)

Dalam diskusi ini, tim peneliti FT UGM menekankan pentingnya validasi lanjutan berbasis data ilmiah serta uji lapangan berkelanjutan. Kajian teknis akan mencakup efektivitas formulasi, stabilitas produk, serta dampaknya terhadap berbagai jenis komoditas pertanian. Sementara itu, aspek keekonomian akan menyoroti efisiensi biaya produksi, skalabilitas industri, serta daya saing produk dibandingkan pupuk konvensional.

Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Andi Joko Nugroho, menegaskan bahwa hilirisasi energi menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi sumber daya Indonesia. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi ini tidak hanya mempercepat inovasi, tetapi juga menjadi bagian dari implementasi visi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, pengembangan bisnis panas bumi kini tidak lagi terbatas pada pembangkitan listrik, melainkan telah berkembang ke konsep beyond electricity yang memberi manfaat lintas sektor, termasuk pertanian. Ia berharap Project Beyond-Katrili dapat menjadi bagian dari strategi besar PGE dalam memperluas pemanfaatan panas bumi sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian melalui riset berkelanjutan.

Kolaborasi ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, industri energi, dan sektor teknologi pertanian dalam mendorong inovasi berbasis riset. Hasil kajian nantinya akan menjadi dasar pengembangan lanjutan, termasuk potensi produksi massal dan distribusi kepada petani di berbagai wilayah Indonesia. (Jurnalis LKFT UGM)

Post Views: 96
Tags: Agrotekno Estetika Laboratoris Beyond Electricity ertamina Geothermal Energy FT UGM Hilirisasi Booster Katrili LKFT UGM Panas Bumi
  • Bupati Tulungagung Soroti Penanganan Banjir dan Identitas Kota dalam Paparan Grand Design Koridor Jalan oleh LKFT UGMJuly 30, 2026
  • Kolaborasi dengan Diskominfo Kota Pekanbaru Matangkan Pengembangan Smart City Berbasis AIJuly 29, 2026
  • Agenda Penanganan Banjir, Optimalisasi PAD, dan Smart City di Pekanbaru Segera DitindaklanjutiJuly 24, 2026
  • Kementerian ESDM Gandeng LKFT UGM Kaji Dampak Perdagangan dan Investasi Eksplorasi NikelJuly 24, 2026
  • Line Feeding Berbasis Biomassa Dikaji untuk Mendukung Transisi Energi di PLTU TarahanJuly 23, 2026
  • Energy Executive Award 2026 Apresiasi Kepemimpinan dan Inovasi Menuju Keberlanjutan EnergiJuly 23, 2026
  • Badan Industri Mineral (BIM) Percayakan LKFT UGM untuk Menyusun Desain Pilot Plant Ekstraksi Logam Tanah JarangJuly 16, 2026
  • Menjalin Sinergi Pelestarian Warisan Budaya melalui Pengembangan Digital TwinJuly 15, 2026
  • LKFT UGM Dampingi Penguatan Sistem Tata Kelola HSSE PT Pertamina Hulu MahakamJuly 15, 2026
  • ExxonMobil Cepu Limited Percayakan Kajian Strategis Lahan di Bojonegoro kepada FT UGMJune 25, 2026
Universitas Gadjah Mada

Pusat Kajian LKFT Fakultas Teknik UGM
Gedung Pancabrata Prof. Herman Johannes (ERIC), Lantai 2, Fakultas Teknik UGM
Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM, Yogyakarta 55281
Phone +62-274-631180
Fax +62-274-631180
Email: lkft@ugm.ac.id

Instagram: @lkft.ugm

© 2019 - PK LKFT UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY