Pusat Kajian LKFT Fakultas Teknik UGM dan PT Vale Indonesia Tbk menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada Jumat, 25 September 2026, sebagai langkah strategis mendukung hilirisasi nikel nasional. Penandatanganan ini menindaklanjuti kontrak Engineering Services and Laboratory Support On Call yang telah lebih dulu disepakati kedua pihak.

MoU ditandatangani oleh Mochamad Slamet Sugiharto, S.T., M.I.M., M.T. selaku Director dan Chief Strategy and Technical Officer PT Vale Indonesia, bersama Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D. sebagai perwakilan dari pihak LKFT UGM. Sebelumnya, kontrak yang menjadi payung kerja sama ditandatangani PT Vale Indonesia melalui Sadewo Prasetyo selaku Head of Supply Chain Management dan Fatimah selaku Supervisor Procurement, dengan Suksmatatya Paramesti sebagai saksi. Dari pihak UGM, kontrak ditandatangani Penanggung Jawab Pusat Kajian LKFT Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D.
Diskusi tersebut menghadirkan berbagai gagasan mengenai lingkup pekerjaan penyelidikan tanah yang akan dilakukan, mulai dari kejelasan rencana desain bangunan, pelaksanaan uji lapangan, hingga uji laboratorium untuk menilai kelayakan tanah sebagai dasar konstruksi. Kejelasan atas kebutuhan teknis ini dinilai penting agar hasil kajian benar-benar sesuai dengan karakteristik sel TPA yang akan dibangun, sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan sampah dan permukiman yang lebih tertata dan berkelanjutan.