• Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
    • Tahun 2025
  • Kolaborasi Mitra
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
PUSAT KAJIAN LKFT
  • Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
    • Tahun 2025
  • Kolaborasi Mitra
  • Beranda
  • Info LKFT
  • Transformasi Pengelolaan Lingkungan Pertamina Dimulai dari Penyusunan Sistem Tata Kerja yang Terintegrasi

Transformasi Pengelolaan Lingkungan Pertamina Dimulai dari Penyusunan Sistem Tata Kerja yang Terintegrasi

  • Info LKFT, Kerjasama, SDGs 12, SDGs 17, SDGs 6, SDGs 7, SDGs 9
  • 4 December 2025, 14.18
  • Oleh: anggitanovianarizki
  • 0

Konsinyering I penyusunan Sistem Tata Kerja (STK) Pengelolaan Lingkungan PT Pertamina (Persero) digelar pada 3–4 Desember di Gedung ERIC UGM sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola lingkungan perusahaan. Agenda ini menjadi bagian penting dari upaya Pertamina merumuskan struktur kebijakan, prosedur organisasi, dan instruksi kerja yang lebih sistematis setelah dibentuknya direktorat baru di bawah fungsi HSSE yang bertugas menangani portofolio dan operasional lingkungan di tingkat head office. Urgensinya terletak pada kebutuhan akan sistem yang mampu memastikan seluruh kegiatan lingkungan berjalan terstandar, akuntabel, serta selaras dengan regulasi nasional.

Kegiatan ini melibatkan tim Pertamina yang dipimpin oleh Bapak Robert Endrew, selaku Senior Environment Officer, bersama tim akademisi LKFT UGM yang diketuai oleh Dr. Ir. P. C. Sumardi, SU dan Dr.-Ing. Ir. Teguh Ariyanto, ST., M.Eng., IPM., serta dukungan mahasiswa tingkat akhir dan alumni dari Teknik Kimia dan Hukum UGM. Kolaborasi ini menjadi pondasi untuk menyusun dokumen STK yang tidak hanya memenuhi standar Pertamina, tetapi juga berlandaskan prinsip akademis dan praktik terbaik pengelolaan lingkungan.

Proses Konsinyering STK Pengelolaan Lingkungan
Proses Konsinyering STK Pengelolaan Lingkungan

Pembahasan dalam konsinyering difokuskan pada penyusunan 14 dokumen STK yang terdiri atas 1 Pedoman, 9 Tata Kerja Organisasi (TKO), dan 4 Tata Kerja Individu (TKI). Pedoman akan menjadi payung kebijakan, TKO mengatur alur kerja antar-fungsi seperti pembangunan TPS limbah, perizinan lingkungan, dan penerapan kegiatan ramah lingkungan, sedangkan TKI memberikan panduan teknis pada level individu. Setiap dokumen dirumuskan dengan mempertimbangkan peraturan perundang-undangan, standar operasional perusahaan, serta kondisi nyata di lapangan.

Tahap ini juga berfungsi menyamakan persepsi mengenai format, ruang lingkup, dan kedalaman dokumen yang dibutuhkan. Tim akademisi memberikan perspektif ilmiah dan metodologis, sementara Pertamina menyampaikan best practice operasional sehingga tercipta dokumen yang aplikatif sekaligus sah secara hukum. Hasil konsinyering ini akan menjadi dasar bagi penyelesaian STK menjelang akhir proyek, yang kemudian akan dilanjutkan dengan workshop penyempurnaan pada 17–18 Desember. (Jurnalis LKFT UGM: Anggita Noviana R.)

Post Views: 396
Tags: Aturan Lingkungan LKFT UGM Pertamina Produksi Bertanggungjawab SDGs12 SDGs17 SDGs6 SDGs7 SDGs9 Sistem Tata Kerja

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

  • Pemkab Bulungan dan FT UGM Jalin Kerja Sama Penyusunan Analisa Standar BelanjaOctober 14, 2026
  • Tambang Rakyat Belitung Timur Menuju Legal, Pusat Kajian LKFT UGM Siapkan Kajian ReklamasiOctober 6, 2026
  • Pondasi Dimatangkan, Metode Dikaji: Begini Progres DED Flyover Lingkar Selatan BojonegoroSeptember 30, 2026
  • Hilirisasi Nikel Tak Cukup Murni di Angka, PT Vale dan LKFT UGM Teken MoU Kajian Nikel SulfatSeptember 28, 2026
  • LKFT dan PKT Rancang Masa Depan Monitoring Industri Pupuk Lewat i-PerfectSeptember 23, 2026
  • Kediri Siapkan Jurus Anti Kekeringan, Pompa Air Jadi Andalan BaruSeptember 22, 2026
  • Riset Kampus untuk Energi Negeri, UGM Racik Resep Efisien bagi Industri PertaminaSeptember 21, 2026
  • LKFT UGM Jajaki Kerja Sama dengan Dinas PUPR Pacitan, Uji Geolistrik Jadi Kunci Cegah Pencemaran LindiSeptember 14, 2026
  • Dari Riset ke Aksi, LKFT Perkuat Strategi Hilirisasi Bauksit PT ANTAMSeptember 8, 2026
  • Siapkan Infrastruktur Penunjang, LKFT dan PLN IP Bahas Rencana Kerjasama Penambahan Belt ConveyorSeptember 7, 2026
Universitas Gadjah Mada

Pusat Kajian LKFT Fakultas Teknik UGM
Gedung Pancabrata Prof. Herman Johannes (ERIC), Lantai 2, Fakultas Teknik UGM
Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM, Yogyakarta 55281
Phone +62-274-631180
Fax +62-274-631180
Email: lkft@ugm.ac.id

Instagram: @lkft.ugm

© 2019 - PK LKFT UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY