• Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
    • Tahun 2025
  • Kolaborasi Mitra
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
PUSAT KAJIAN LKFT
  • Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
    • Tahun 2025
  • Kolaborasi Mitra
  • Beranda
  • Kerjasama
  • LKFT UGM Kembangkan Tools Prediksi Kebutuhan Energi untuk Indonesia Timur Hingga 2065 sebagai Respon Hasil FGD

LKFT UGM Kembangkan Tools Prediksi Kebutuhan Energi untuk Indonesia Timur Hingga 2065 sebagai Respon Hasil FGD

  • Kerjasama, Penelitian, SDGs 13, SDGs 17, SDGs 7, SDGs 9
  • 7 November 2025, 09.25
  • Oleh: anggitanovianarizki
  • 0

Pusat Kajian LKFT UGM menggelar presentasi akhir demand forecast pada 6-7 November 2025 di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC), Fakultas Teknik UGM. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian Focus Group Discussion (FGD) yang telah dilaksanakan di berbagai wilayah kawasan Indonesia Timur, meliputi Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, serta diskusi lanjutan bersama pemerintah pusat.

Tahapan studi ini diawali dengan pengumpulan proyeksi kebutuhan beban listrik di setiap wilayah amatan. Hasil FGD di daerah menunjukkan sejumlah temuan penting terkait karakter pertumbuhan industri dan aktivitas ekonomi lokal. Beberapa wilayah memiliki potensi peningkatan kebutuhan energi seiring berkembangnya kawasan industri dan aktivitas ekonomi baru. Namun, di sisi lain, ketergantungan terhadap pelanggan besar menjadi tantangan tersendiri karena dapat menimbulkan fluktuasi beban yang signifikan. Aktivitas industri juga bersifat tidak tetap dan sulit diprediksi dalam jangka panjang, karena keberadaannya sangat bergantung pada dinamika investasi, kebijakan, serta kelangsungan operasi di masing-masing wilayah.

Sesi Diskusi Final Presentation

Dr. Wijaya Yudha Atmaja, S.T., M.Eng. menjelaskan bahwa kondisi tersebut menjadi alasan penting dikembangkannya tools indeks kepastian demand, sebuah inovasi yang dirancang untuk mengukur tingkat akurasi proyeksi kebutuhan energi. “Prediksi hingga 40 tahun ke depan tentu memiliki tingkat ketidakpastian tinggi. Melalui tools ini, kami mengklasifikasikan hasil proyeksi ke dalam tiga tingkat keyakinan, yaitu low, moderat, dan optimis, sehingga pengguna dapat memahami sejauh mana kepastian asumsi dan data yang digunakan dalam setiap skenario,” ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU. menekankan pentingnya hasil kajian ini bagi perencanaan energi nasional jangka panjang. “Kami berharap hasil studi ini dapat menjadi masukan strategis bagi PLN dan pemerintah dalam memastikan ketersediaan energi yang berkeadilan bagi seluruh wilayah, termasuk kawasan timur Indonesia yang memiliki dinamika pertumbuhan dan tantangan tersendiri,” ujarnya.

Sesi Diskusi Final Presentation

Kegiatan ini juga menjadi ruang klarifikasi asumsi antara data hasil FGD daerah, kementerian, dan PLN untuk memastikan kesesuaian dasar analisis. Hasil akhir studi akan menjadi masukan penting bagi PLN dan pemerintah dalam merumuskan perencanaan energi jangka panjang di kawasan timur, dengan output berupa masterplan demand forecast yang ditargetkan rampung pada akhir Februari 2026. Upaya ini sekaligus memperkuat arah pengembangan energi bersih dan terjangkau, mendorong peningkatan inovasi serta infrastruktur yang berkelanjutan, dan memperluas kolaborasi antarlembaga untuk mendukung perencanaan energi nasional yang lebih inklusif dan tangguh. (Jurnalis LKFT UGM: Anggita Noviana R.)

Post Views: 98
Tags: Deman Forecast Indonesia Timur Inovasi Energi LKFT UGM PT PLN SDGs13 SDGs17 SDGs7 SDGs9 Sulmapana

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

  • Kunjungan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM dalam Rangka Kick-Off Meeting Kajian Strategis NasionalMay 25, 2026
  • PT ACE Energy Service Siapkan Pengembangan Energi Surya dan Sistem Baterai Berstandar InternasionalMay 12, 2026
  • LKFT UGM Ikut Andil dalam Menata Masa Depan Pascatambang Bangka Belitung yang Lebih BerkelanjutanMay 12, 2026
  • Melihat Langsung Teknologi Smart Card hingga Drone, FT UGM Sambangi Pura Group KudusMay 12, 2026
  • FT UGM dan PT Geo Dipa Energi Hadirkan Ruang Kolaborasi untuk Inovasi Geotermal BerkelanjutanMay 12, 2026
  • Universitas Gadjah Mada, EcoBlock, and Pearl Wealth Launch Strategic Carbon Market Research Initiative in IndonesiaMay 7, 2026
  • Konecranes dari Finlandia Ambil Peran dalam Pengembangan Infrastruktur Turbin di PLTU Adipala, CilacapMay 6, 2026
  • LKFT UGM Lanjutkan Proyek HAZOP–HAZID, Perkuat Operasi PHE OSES di KUPL Selatan-A & Widuri-GApril 24, 2026
  • PT Geo Dipa Energi dan LKFT UGM Selesaikan Kajian Teknis Automatic Traveling Screen PLTP Patuha Unit 1April 24, 2026
  • Pertamina Geothermal Energy dan Agrotekno Estetika Laboratoris Matangkan Langkah Pengembangan Katrili Bersama Fakultas Teknik UGMApril 23, 2026
Universitas Gadjah Mada

Pusat Kajian LKFT Fakultas Teknik UGM
Gedung Pancabrata Prof. Herman Johannes (ERIC), Lantai 2, Fakultas Teknik UGM
Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM, Yogyakarta 55281
Phone +62-274-631180
Fax +62-274-631180
Email: lkft@ugm.ac.id

Instagram: @lkft.ugm

© 2019 - PK LKFT UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY