Yogyakarta, 25 Juni 2026 — Pusat Kajian LKFTUniversitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kajian teknis mengenai pengaruh parameter bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terhadap membran katup solenoid pada dispenser SPBU milik PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Pelaksanaan kajian dibahas dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC) Fakultas Teknik UGM.
Kajian ini merupakan bagian dari kerja sama antara LKFT UGM dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpotensi memengaruhi kerusakan membran katup solenoid yang ditemukan pada sejumlah dispenser SPBU di wilayah Sulawesi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah bagi penyusunan rekomendasi teknis guna mendukung keandalan operasional sarana distribusi BBM.

Tim kajian dipimpin oleh Ir. M. Waziz Wildan, M.Sc., Ph.D., IPU, dengan melibatkan peneliti dan tenaga ahli dari LKFT Fakultas Teknik UGM. Kajian dilaksanakan selama 150 hari kalender dan dijadwalkan selesai pada Oktober 2026.
Ruang lingkup pekerjaan mencakup pengumpulan sampel BBM Pertalite dan komponen katup solenoid dari berbagai SPBU di Regional Sulawesi, pengujian laboratorium, analisis karakteristik material, serta evaluasi keterkaitan antara parameter bahan bakar dan kondisi membran katup solenoid. Sebanyak 45 SPBU menjadi lokasi pengambilan sampel dalam penelitian ini.
Setiap lokasi akan menyediakan sampel BBM Pertalite dan komponen yang mengalami kerusakan untuk dianalisis lebih lanjut oleh LKFT UGM. Selain pengujian laboratorium, tim peneliti juga akan melakukan kunjungan lapangan guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kondisi operasional dispenser di SPBU.
Pelaksanaan kajian didukung oleh data teknis yang disediakan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, termasuk hasil pengujian spesifikasi BBM sampel dan data spesifikasi katup solenoid yang digunakan pada dispenser SPBU. Data tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses analisis dan interpretasi hasil penelitian.
Koordinasi pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara berkelanjutan antara LKFT UGM dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi untuk memastikan seluruh tahapan kajian berjalan sesuai rencana. Setelah penelitian selesai, tim LKFT UGM akan menyampaikan laporan hasil kajian beserta rekomendasi teknis kepada PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. (Jurnalis LKFT UGM)