• Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
  • Kolaborasi Mitra
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
PUSAT KAJIAN LKFT
  • Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
  • Kolaborasi Mitra
  • Beranda
  • Kerjasama
  • Kolaborasi PHR dan LKFT UGM Tunjukkan Lompatan Progres dengan Rampungnya 80 Persen Dokumen Analisis Risiko Pipa Penyalur Minas

Kolaborasi PHR dan LKFT UGM Tunjukkan Lompatan Progres dengan Rampungnya 80 Persen Dokumen Analisis Risiko Pipa Penyalur Minas

  • Kerjasama, Penelitian, SDGs 12, SDGs 17, SDGs 7, SDGs 9
  • 27 November 2025, 15.01
  • Oleh: anggitanovianarizki
  • 0

Tahap penting dalam penyusunan analisis risiko pipa penyalur di Cluster Minas resmi memasuki fase konsinyering selama dua hari pada 26–27 November 2025 di Gedung ERIC Fakultas Teknik UGM. Kegiatan ini menjadi titik krusial dalam finalisasi dokumen Analisis Risiko empat pipa penyalur minyak yang meliputi flowline 8D-47E2, 8D-47N1, 8D-47N2, dan 8D-56N2 yang tengah dikembangkan sebagai bagian dari program peningkatan keselamatan fasilitas operasi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Konsinyering ini bertujuan memastikan seluruh komponen analisis, mulai dari data teknis fasilitas, parameter operasi, hingga penilaian Probability of Failure (PoF) dan Consequence of Failure (CoF), telah memenuhi standar yang dibutuhkan dalam proses sertifikasi pipa penyalur eksisting. Pada hari pertama, tim teknis PHR bersama tim Pusat Kajian LKFT UGM melakukan peninjauan menyeluruh terhadap dokumen risiko, termasuk evaluasi kondisi Right of Way (ROW), spesifikasi pipa, hasil perhitungan risiko, serta rekomendasi mitigasi. Hari kedua berfokus pada proses persetujuan internal PHR untuk memastikan dokumen telah memenuhi kelayakan teknis sebelum masuk tahap penyelesaian akhir.

Proses Konsinyering dengan PT PHR

Proyek ini merupakan pilot project yang dikerjakan LKFT UGM untuk PHR dengan periode kerja 27 Oktober sampai 12 Desember 2025. Kegiatan berada di bawah koordinasi PIC LKFT Ir. Joko Waluyo, M.T., Ph.D serta mendapatkan pendampingan dari Direktorat Jenderal Migas terkait kelengkapan persyaratan sertifikasi sesuai Permen ESDM No. 32 Tahun 2021 dan Keputusan Direktur Teknik dan Lingkungan Migas No. 197.K/HK.02/DMT/2024. Fase konsinyering menjadi tonggak penting karena diproyeksikan mendorong penyelesaian dokumen analisis risiko hingga mencapai sekitar 80 persen.

Agenda yang telah berlangsung menegaskan kembali komitmen kolaboratif antara PHR dan LKFT UGM dalam memperkuat keamanan fasilitas migas melalui pendekatan analitis yang terukur, sistematis, dan sesuai standar regulasi nasional. Upaya tersebut juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya yang berkaitan dengan energi yang andal dan berkelanjutan, penguatan infrastruktur dan inovasi industri, serta praktik operasional yang bertanggung jawab. Proses ini menjadi fondasi penting menuju tahap finalisasi dokumen sebelum diajukan dalam proses sertifikasi resmi. (Jurnalis LKFT UGM: Anggita Noviana R.)

Post Views: 60
Tags: Analisis Risiko Cluster Minas LKFT UGM Pertamina Hulu Rokan Pipa Penyalur Right of Way SDGs12 SDGs17 SDGs7 SDGs9

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

  • Leak Study 85E206: Mengungkap Kebocoran Berulang dan Meningkatkan Keandalan Heat Exchanger di KPI RU IV CilacapMarch 31, 2026
  • Proyek Panas Bumi Way Ratai Masih Berlanjut: LKFT UGM Pimpin Survei Geoteknik dan Desain Infrastruktur Energi Bersih dengan PT CAEMarch 30, 2026
  • Pengembangan Large Language Model (LLM) di Pertamina EP Hadirkan Cara Baru Memahami Data EnergiMarch 9, 2026
  • Melanjutkan Inisiatif Mess Patriot Batam, Perencanaan Hunian Transmigrasi Dikembangkan di MamujuMarch 5, 2026
  • Optimalisasi Standarisasi Indeks Biaya Proyek Ketenagalistrikan PT PLN untuk Peningkatan Akurasi Perhitungan Kontrak dan Pemodelan MultibidangMarch 4, 2026
  • Kolaborasi Penataan Masa Depan Kawasan Perkotaan Atambua, Kabupaten Belu Berbasis Place Branding yang Inklusif dan TangguhFebruary 18, 2026
  • Mengangkat Nilai Potensi Baru Batubara melalui Riset Logam Tanah Jarang bersama PT Bukit AsamFebruary 12, 2026
  • LKFT UGM dan PHR Perkuat Keandalan Fasilitas Produksi melalui Rekayasa Ulang Sistem Pendinginan Berbasis Engineering DesignFebruary 12, 2026
  • LKFT UGM Mengakselerasi Ekosistem Inovasi Nasional melalui Kolaborasi dan Apresiasi Mitra StrategisFebruary 3, 2026
  • Inisiasi Kolaboratif Kabupaten Jayapura dan LKFT UGM untuk Memperkuat Pengembangan Potensi Sumber Daya LokalDecember 10, 2025
Universitas Gadjah Mada

Pusat Kajian LKFT Fakultas Teknik UGM
Gedung Pancabrata Prof. Herman Johannes (ERIC), Lantai 2, Fakultas Teknik UGM
Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM, Yogyakarta 55281
Phone +62-274-631180
Fax +62-274-631180
Email: lkft@ugm.ac.id

Instagram: @lkft.ugm

© 2019 - PK LKFT UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY