• Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
    • Tahun 2025
  • Kolaborasi Mitra
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
PUSAT KAJIAN LKFT
  • Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
    • Tahun 2025
  • Kolaborasi Mitra
  • Beranda
  • Kerjasama
  • Sinergi LKFT UGM dan Industri Dorong Keandalan Minas Gas Turbine melalui Kajian RLA dan FFOP

Sinergi LKFT UGM dan Industri Dorong Keandalan Minas Gas Turbine melalui Kajian RLA dan FFOP

  • Kerjasama, SDGs 12, SDGs 17, SDGs 7, SDGs 9
  • 18 September 2025, 03.17
  • Oleh: anggitanovianarizki
  • 0

Upaya menjaga keandalan pembangkit energi kembali diperkuat melalui penyelenggaraan konsinyering Studi Remaining Life Assessment (RLA) dan Analisis Failure Free Operating Period (FFOP) pada Minas Gas Turbine. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) pada 16–19 September 2025 ini diselenggarakan oleh Pusat Kajian LKFT UGM bersama mitra industri.

RLA merupakan metode analisis untuk menilai kondisi aktual peralatan, termasuk turbin gas, dengan tujuan mengukur dan memprediksi sisa umur pakainya. Sementara itu, FFOP digunakan untuk mengetahui sejauh mana peralatan dapat beroperasi tanpa mengalami kegagalan. Kedua metode ini penting dalam memastikan keandalan, keamanan, serta keberlanjutan operasi peralatan pembangkit energi, termasuk dalam mendorong penerapan energi bersih dan efisiensi energi pada sistem pembangkit.

“Suatu peralatan harus dilihat kemungkinan gagalnya. Melalui RLA dan FFOP, kita bisa menelusuri akar penyebab, pola kerusakan, hingga membuat prediksi kegagalan dengan lebih akurat,” ujar Ir. Joko Waluyo, MT., Ph.D., team leader dari agenda ini.

Pertukaran Gagasan dalam Forum Konsinyering

Keterlibatan LKFT UGM bersama mitra industri menjadikan konsinyering ini sebagai ruang penting untuk menjawab tantangan teknis sekaligus memperkuat praktik pengelolaan aset energi di Indonesia. Penyelenggaraan konsinyering bersifat multidisipliner dan telah memasuki tahun kelima kontrak kerja sama, dengan rata-rata 5–8 pekerjaan setiap tahunnya. Akademisi dari berbagai disiplin ilmu terlibat aktif, mulai dari fisika, teknik mesin, teknik kimia, teknik lingkungan, hingga teknik sipil, baik dosen, mahasiswa aktif, maupun alumni.

Kajian teknis dipimpin oleh Ir. Joko Waluyo, MT., Ph.D., bersama Ir. Andi Rahadiyan Wijaya, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., serta tenaga ahli lainnya. Kolaborasi antara akademisi dan praktisi ini menjadi jembatan penting dalam menerjemahkan persoalan lapangan ke dalam analisis akademik yang lebih mendalam, sejalan dengan agenda inovasi industri 4.0 dan penguatan infrastruktur energi nasional.

Proses studi dilakukan dengan mengumpulkan berbagai data teknis yang kemudian diolah untuk menganalisis tingkat keandalan, pola operabilitas, serta efektivitas pemeliharaan. Hasilnya menunjukkan rekomendasi teknis yang akan langsung diintegrasikan ke dalam sistem perencanaan pemeliharaan perusahaan.

Khusus untuk kasus Minas Gas Turbine, hasil kajian ini hanya berlaku pada unit terkait karena setiap turbin memiliki karakteristik yang berbeda. Namun, metodologi RLA dan FFOP diharapkan dapat menjadi model analisis bagi aset strategis lainnya, termasuk mendorong praktik ekonomi sirkular dalam pengelolaan energi.

“Harapan kami, hasil konsinyering ini dapat langsung dimanfaatkan industri, tidak hanya untuk memperpanjang umur operasi turbin, tetapi juga sebagai dasar strategi manajemen aset jangka panjang. Dengan sinergi antara industri dan akademisi, kami percaya keberlanjutan sektor energi dapat lebih terjamin,” tambah Ir. Joko Waluyo, MT., Ph.D. (Jurnalis LKFT UGM: Anggita Noviana R.)

Post Views: 56
Tags: Efisiensi Teknologi Failure Free Operating Period Kolaborasi Industri LKFT UGM Minas Gas Turbine Remaining Life Assessment SDGs12 SDGs17 SDGs7 SDGs9

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

  • Kunjungan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM dalam Rangka Kick-Off Meeting Kajian Strategis NasionalMay 25, 2026
  • PT ACE Energy Service Siapkan Pengembangan Energi Surya dan Sistem Baterai Berstandar InternasionalMay 12, 2026
  • LKFT UGM Ikut Andil dalam Menata Masa Depan Pascatambang Bangka Belitung yang Lebih BerkelanjutanMay 12, 2026
  • Melihat Langsung Teknologi Smart Card hingga Drone, FT UGM Sambangi Pura Group KudusMay 12, 2026
  • FT UGM dan PT Geo Dipa Energi Hadirkan Ruang Kolaborasi untuk Inovasi Geotermal BerkelanjutanMay 12, 2026
  • Universitas Gadjah Mada, EcoBlock, and Pearl Wealth Launch Strategic Carbon Market Research Initiative in IndonesiaMay 7, 2026
  • Konecranes dari Finlandia Ambil Peran dalam Pengembangan Infrastruktur Turbin di PLTU Adipala, CilacapMay 6, 2026
  • LKFT UGM Lanjutkan Proyek HAZOP–HAZID, Perkuat Operasi PHE OSES di KUPL Selatan-A & Widuri-GApril 24, 2026
  • PT Geo Dipa Energi dan LKFT UGM Selesaikan Kajian Teknis Automatic Traveling Screen PLTP Patuha Unit 1April 24, 2026
  • Pertamina Geothermal Energy dan Agrotekno Estetika Laboratoris Matangkan Langkah Pengembangan Katrili Bersama Fakultas Teknik UGMApril 23, 2026
Universitas Gadjah Mada

Pusat Kajian LKFT Fakultas Teknik UGM
Gedung Pancabrata Prof. Herman Johannes (ERIC), Lantai 2, Fakultas Teknik UGM
Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM, Yogyakarta 55281
Phone +62-274-631180
Fax +62-274-631180
Email: lkft@ugm.ac.id

Instagram: @lkft.ugm

© 2019 - PK LKFT UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY