Dampak Pemblokiran Selat Hormuz Dorong Inovasi Alat Migas Dalam Negeri bersama Pertamina Hulu Energi

Kerja sama antara perguruan tinggi dan industri energi kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendorong kemandirian teknologi nasional. Dinamika global sektor migas, termasuk potensi gangguan rantai pasok seperti isu pemblokiran Selat Hormuz, menjadikan kolaborasi inovatif semakin relevan untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk impor sekaligus memperkuat kapasitas dalam negeri, sejalan dengan upaya menuju energi bersih dan penguatan sistem energi yang lebih efisien.  Diskusi awal terkait rencana kerja sama ini telah dilaksanakan pada 15 April 2026 di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC) Fakultas Teknik UGM. Forum tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan antara akademisi dan praktisi industri guna merumuskan arah pengembangan teknologi yang akan dikolaborasikan. read more