• Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
  • Kolaborasi Mitra
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
PUSAT KAJIAN LKFT
  • Tentang LKFT
    • Visi & Misi
    • Bidang Keahlian
    • Dosen Ahli
  • Pengalaman Kami
    • Tahun 2011
    • Tahun 2012
    • Tahun 2013
    • Tahun 2014
    • Tahun 2015
    • Tahun 2016
    • Tahun 2017
    • Tahun 2018
    • Tahun 2019
    • Tahun 2020
    • Tahun 2021
    • Tahun 2022
    • Tahun 2023
    • Tahun 2024
  • Kolaborasi Mitra
  • Beranda
  • Kerjasama
  • Penguatan Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah Bojonegoro melalui Pengembangan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Flyover

Penguatan Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah Bojonegoro melalui Pengembangan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Flyover

  • Kerjasama, SDGs 11, SDGs 17, SDGs 8, SDGs 9
  • 15 April 2026, 20.00
  • Oleh: anggitanovianarizki
  • 0

Bojonegoro, 15 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong pengembangan infrastruktur strategis untuk meningkatkan konektivitas wilayah dan mengurangi beban lalu lintas di kawasan perkotaan dalam kerangka perencanaan pembangunan yang berorientasi pada penguatan kota dan permukiman yang berkelanjutan. Salah satu proyek prioritas yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang diharapkan menjadi solusi atas kepadatan lalu lintas sekaligus membuka akses pertumbuhan wilayah baru di bagian selatan Bojonegoro.

Kegiatan sosialisasi dan rapat koordinasi pendahuluan dilaksanakan sebagai tahapan awal penyusunan Detailed Engineering Design (DED) Flyover dan Trase JLS. Kegiatan ini menjadi forum penyamaan persepsi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan teknis, serta pelaksana kegiatan, termasuk Pusat Kajian LKFT Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Dalam kegiatan ini, Mukhammad Rizka Fahmi Amrozi, S.T., M.Sc., Ph.D. dari bidang Teknik Sipil bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan dari pihak pelaksana kajian teknis. Pertemuan ini juga memperkuat arah perencanaan pembangunan yang telah dimulai sejak hasil studi kelayakan (FS) tahun 2025.

Sosialisasi dan rapat koordinasi DED
Sosialisasi dan rapat koordinasi DED

Rencana pembangunan JLS mencakup jalan lingkar sepanjang kurang lebih 19 kilometer dengan standar jalan empat lajur dan median, serta ROW selebar 26 meter. Salah satu elemen utama adalah flyover bertipe trumpet di sisi timur dan barat yang dirancang untuk melintasi jalur rel kereta api serta jalan nasional Babat–Ngawi. Trase yang digunakan merupakan Trase G, hasil rekomendasi studi kelayakan tahun 2025 yang dinilai paling optimal dari berbagai alternatif yang telah dianalisis dalam konteks penguatan inovasi infrastruktur dan efisiensi sistem transportasi.

Latar belakang pengembangan proyek ini didorong oleh peningkatan volume lalu lintas di pusat kota Bojonegoro, termasuk tingginya mobilitas kendaraan berat yang masih melintas di kawasan perkotaan. Kondisi tersebut diperburuk oleh adanya perlintasan sebidang antara jalan dan rel kereta api yang berpotensi menimbulkan kemacetan serta risiko keselamatan. Oleh karena itu, pembangunan jalan lingkar diproyeksikan sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi sistem transportasi sekaligus pemerataan perkembangan wilayah.

Tahapan pekerjaan dilanjutkan dari hasil studi kelayakan tahun 2025, kemudian berlanjut pada penyusunan DED tahun 2026 yang mencakup desain jalan, flyover, serta dokumen pendukung seperti AMDAL, ANDALALIN, dan DPPT. Seluruh rangkaian ini menjadi dasar sebelum memasuki tahap pengadaan lahan, konstruksi, hingga operasional dan pemeliharaan infrastruktur. (Jurnalis LKFT UGM: Anggita Noviana R.)

Post Views: 41
Tags: Detailed Engineering Design Flyover Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Bojonegoro LKFT UGM SDGs11 SDGs17 SDGs8 SDGs9
  • PT ACE Energy Service Siapkan Pengembangan Energi Surya dan Sistem Baterai Berstandar InternasionalMay 12, 2026
  • LKFT UGM Ikut Andil dalam Menata Masa Depan Pascatambang Bangka Belitung yang Lebih BerkelanjutanMay 12, 2026
  • Melihat Langsung Teknologi Smart Card hingga Drone, FT UGM Sambangi Pura Group KudusMay 12, 2026
  • Universitas Gadjah Mada, EcoBlock, and Pearl Wealth Launch Strategic Carbon Market Research Initiative in IndonesiaMay 7, 2026
  • Konecranes dari Finlandia Ambil Peran dalam Pengembangan Infrastruktur Turbin di PLTU Adipala, CilacapMay 6, 2026
  • LKFT UGM Lanjutkan Proyek HAZOP–HAZID, Perkuat Operasi PHE OSES di KUPL Selatan-A & Widuri-GApril 24, 2026
  • PT Geo Dipa Energi dan LKFT UGM Selesaikan Kajian Teknis Automatic Traveling Screen PLTP Patuha Unit 1April 24, 2026
  • Pertamina Geothermal Energy dan Agrotekno Estetika Laboratoris Matangkan Langkah Pengembangan Katrili Bersama Fakultas Teknik UGMApril 23, 2026
  • Transformasi Digital Industri Hulu Migas melalui Kajian AI/ML di Zona RokanApril 23, 2026
  • Penguatan Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah Bojonegoro melalui Pengembangan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan FlyoverApril 15, 2026
Universitas Gadjah Mada

Pusat Kajian LKFT Fakultas Teknik UGM
Gedung Pancabrata Prof. Herman Johannes (ERIC), Lantai 2, Fakultas Teknik UGM
Jl. Grafika No. 1 Kampus UGM, Yogyakarta 55281
Phone +62-274-631180
Fax +62-274-631180
Email: lkft@ugm.ac.id

Instagram: @lkft.ugm

© 2019 - PK LKFT UGM

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY